Monthly Archives: November 2014

bet bola – Bayern yg Tdk Biasa: Kartu Merah serta Parade Blunder

Pra matchday kelima Liga Champions itu, nggak terdapat yg lebih mengkhawatirkan untuk Manchester City dari gambaran petaka terlepas di fase 16 gede.test1

Dua jam pra kick-off laga mengelak sang penganjur klasemen yang telah memastikan lolos terlebih dulu, Bayern Munich, kebingungan tersebut makin menguat pencetus jauh di bagian timur Eropa, AS Roma bersambang ke kandang CSKA Moskow dalam Rusia.

City sejajar juru kunci dgn dua nilai, sementara Roma & CSKA ada di atas mereka dengan sama-sama sudah mengambil 4 angka. Oleh karena itu tdk ada yg makin City harapkan dari pertarungan Roma menggulung CSKA ini berakhir dgn hasil sama mata guna menjaga kesempatan mereka luput secara matematis.

Benar saja, gol injury time atas CSKA mampu “menyelamatkan” ketiga kru itu pada Grup E utk sama-sama senantiasa memelihara peluang terlepas. Terutama utk City, sebab hasilnya Sergio Aguero oleh kawan-kawan dapat melaksanakan kick-off dengan hati yg tenang.

Cahaya terang tambah besinar tatkala Mehdi Benatia dikartu merah & mengakibatkan wasit menyatakan titik putih yang lalu dikonversi Aguero. Tapi, cahaya itu memudar juga perlahan sebagai mimpi buruk tatkala Bayern berjaya menelungkupkan keadaan menjadi 2-1, padahal mereka cuma memiliki 10 pemain di atas lapangan.

Beruntung bagi City Sergio Aguero dapat mencipta hat-trick dan salah satunya juga yakni gol pada injury time. City akhirnya menumbuhkan harapan mereka dalam lolos ke 16 besar dgn kemenangan 3-2 kepada Bayern.

Gimana kompetisi tersebut melintas begitu dramatisnya?

Ke 2 Kru Enggak Bisa Menyusutkan Susunan Pemain Terkuat

City tak sempat menang pada enam pertentangan terakhir pada Liga Champions. Keunggulan terakhir mereka hadir pada tahun 2011 saat menundukkan Bayern pada Etihad Stadium dengan skor 2-0 dengan perantara gol atas David Silva juga Yaya Toure.

Namun, dua nama tersebut gak diturunkan semalam. David Silva sedang masa rehabilitasi cedera selama Toure absen karena hukuman larangan bermain hukuman ia “menoyor” kepala Roman Eremenko dalam matchday ke-4 tatkala City berjumpa CSKA.

Pellegrini membongkar duet Fernando juga Frank Lampard pada lini tengah yg menggantikan duet sandaran Toure & Fernandinho – tokoh Brasil ini juga mesti absen akibat larangan bertanding. Pellegrini juga menggantungkan Jesus Navas bagi menggantikan Silva.

Di persatuan kru tamu, Bayern meraih suntikan usaha terkini atas Bastian Schweinsteiger menyebrangi kompetisi pertama selesai final Piala Dunia 2014. Akan tetapi, ia masih diistirahatkan sama Pep Guardiola dan baru dimainkan pada menit ke-81.

Bayern seorang diri sudah memastikan diri terlepas. Dengan ada nya badai cedera, tidak heran apabila skuat Bayern semalam tidak adalah tim terkuat mereka.

Susunan tokoh Manchester City serta Bayern Munich (sumber: FourFourTwo Stats Zone)

Pertunjukkan yang Tdk Biasa atas Bayern: Blunder demi Blunder

Sebetulnya Bayern lebih layak pulang ke Bayern dgn hasil draw. Bahkan sehabis mereka main dgn 10 tokoh, pasukan tamu usul Jerman ini “mantap” bertahan dengan garis semampai.

Hal ini ditunjukkan dengan susunan operan dari semenjak kartu warna merah sampai akhir ronde pertama, yakni lebih-lebih Bayern melakukan makin besar operan dari City.

Judi bola online terpercaya – Vietnam Betul-betul Mengerti Cara Menganggap lawannya

Sepakbola tak lagi setaraf pertunjukkan & aksi dalam lapangan hijau. Lebih atas itu, sepakbola kerapkali sebagai pencerahan. Sepakbola mengulurkan saya di dalam sebuah negeri trendi, Vietnam. Piala AFF 2014 yg memerankan pijakannya.test1

Mampu merintis perlawanan skuad nasional Indonesia dengan langsung di negeri tetangga merupakan satu buah kehormatan. Dari sana pulalah terhampar peluang untuk meregangkan wawasan. Di negeri orang, kita siap memandang secara langsung situasi sosial, memahaminya, lantas menjadikannya tolok ukur terhadap tanah air kita.

Karena datang dgn tumpuan sepakbola, oleh sebab itu udah sepatutnya hal pertama yg perlu dilakukan yaitu melihat dengan bingkai sepakbola. Serta kesan pertama yg tampak atas Vietnam merupakan warganya yang seolah tak acuh dengan resepsi bola Asia Tenggara itu.

Sehari sebelum rivalitas antara Vietnam kontra Indonesia beredar, survey kecil-kecilan mengepit saya pada kinerja yang lumayan mengherankan. Lima dari lima orang Vietnam mengisyaratkan tak terlalu peduli pada timnasnya.

Terlebih gaungnya pula tidak terlalu berasa di media-media lokal. Masalah yg wajar amat berbeda dgn di Indonesia.

Dalam Indonesia, tidak pernah terdapat ampun buat sepakbola. Sejajar peminat, kita sepertinya senantiasa berlomba-lomba melancipkan kegilaan. Terlepas dari ikatan rasa nasionalisme utk negara, diakui ataupun tdk, terdapat darah panas yg meletup-letup di sebagian masyarakat kita bahwa bicara tontonan ini. Sementara media bersabung kebiadaban mengeksploitasi pada setiap sisi.

Dr suporter, senantiasa tersedia kisah-kisah heroik mereka yg merempuh petualangan jauh utk mengangkat timnya, pada modal seperlunya juga kenekatan yg sebesar-besarnya. Nonton bareng di mana-mana, penjual seragam diburu ke segala penjuru. Yg amat terasa yakni terus-menerus ada optimisme sekalipun tim nasional Indonesia tidak dapat bicara penuh di level internasional tempo kurun beberapa dekade terakhir.

Dalam Vietnam, kesukaan semacam itu siap dibilang gak terasa. Faktanya, memang tak terlihat terdapat daya membikin ekspresi ke arah sana. Menyambut pertengkaran perdana timnasnya, sejumlah media Vietnam bahkan gak secara menyusup merajang timnya, mengulas calon-calon lawan, atau menyingkapkan kuantitas keterangan urusan turnamen itu. Sejumlah setara merelakan sambutan kecil, apalagi terdapat yang lebih-lebih bertingkah laku condong sarkastis dgn mengambil tema pengaturan skor dan pertaruhan yang benar-benar tengah ramai dalam sepakbola Vietnam juga mengaitkannya dengan Piala AFF.

Akan tetapi dalam prosesnya, fakta-fakta ini segelintir gugur dengan sendirinya periode hari pertandingan sampai. Vietnam ternyata betul2 antusias dengan sepakbola. My Dinh Stadium mulanya betul-betul hadir hening, lebih dari itu sampai setengah jam pra pertarungan. Namun, pelan-pelan penuh kendatipun beberapa sektor sedang kosong.

Sepanjang perjuangan mereka bukan henti-henti menyerukan yel-yel. Di satu detik mereka rukun beramai-ramai menyalakan ponsel & mengangkatnya ke udara, membangun suatu visi pengetahuan yang menakjubkan.

Menariknya, meskipun menampakkan fanatisme sedemikian rupa dalam stadion, pendukung Vietnam juga benar-benar tahu tips memperlakukan lawannya. Misal, tempo lagu Indonesia Raya hendak dikumandangkan, mereka menyambutnya dengan tepuk tangan dan tempo lagu diputar mereka betul-betul mengeloskan ruang buat Indonesia. Tak terdapat siulan, “huu”, atau pun tindakan-tindakan lain yg sifatnya melecehkan. Begitu juga saat lagu usai, dgn penuh salut mereka bertepuk tangan. Sejumlah kelakuan positif lainnya juga ditunjukkan para suporter Vietnam. Bagaikan kala sang kiper mengerjakan blunder yg menghentikan kemenangan pada menit ke-84. Sempat terlihat rasa kaget, akan tetapi mereka segera bertepuk tangan untuk mengobarkan si pemain.

Toto lottery singapore – Vietnam Tidak Lawan yg Musykil utk Ditaklukkan

Piala AFF 2014 segera bergerak. Siap atau pun enggak bukan lagi pilihan karena pertandingan udah di depan mata. Ketetapan Alfred Riedl kalau skuad yg dia asuh mendapati masa program yang sangat buruk tak relevan lagi bagi dibahas. Tidak ada waktu dalam mengeluh sebab, toh, program kru ini setidaknya jauh kian elok ketimbang pemain AFF 2012 sebelumnya.test1

Turnamen terkenal antarnegara Asia Tenggara ini sayangnya benar2 tdk ramah buat Indonesia. Pasukan Garuda sampai sekarang belum sekali kendati mencicipi gelar juara. Kita tertinggal daripada Thailand, Singapura, Malaysia serta Vietnam di medan bermutu ini. Kita benar2 terhebat, akan tetapi terhebat di pengumpul status runner-up, sama banyaknya empat periode.

Guna Piala AFF 2014, Indonesia semakin diuntungkan oleh undian penggolongan ronde grup. Terpadu di grup A bersama Vietnam, Filipina, serta Laos memproduksi sasaran untuk minimal berada pada peringkat ke-2 ataupun lolos pada semifinal terbuka. Caranya pada menjarah nilai dalam kompetisi perintis melawan Vietnam juga menghabisi dua nama terakhir.

Riedl juga realistis terhadap timnya dgn melepaskan kredit spesial terhadap tuan rumah Vietnam. Menurutnya kesebelasan yg sempat meraih juara ini yakni yg terkuat di grupnya. Masalahnya merupakan Vietnam mesti mereka hadapi dalam pertengkaran pembuka bermodalkan persiapan yang mepet.

Padatnya jadwal Liga Indonesia memproduksi seluruh penggawa tim baru berkumpul secara lengkap dua minggu terakhir. Pada fase tersebut sang arsitek saja tengah mesti runyam mengelola seleksi pemain. Bermodalkan dua uji coba mengelak Timor Leste dan Suriah, Riedl mengerucutkan 35 nama memerankan 22 + 1 kiper cadangan pantas dgn tatanan banyak pemain.

Meskipun penuh melakukan rombak pasang pemain soalnya pemilahan tadi, tapi gambaran 11 pemain terhebat yg memerankan kesebelasan terpenting udah mulai terlihat. Kompetisi sesak hanya berlangsung dalam lini tengah, Riedl punya banyak stok pemain dengan model berbeda terutama di kawasan 2 poros ganda. Pernyataan sapa yang tampil pada pos ini hendak ditentukan strategi apa pun yang diterapkan sama Riedl.

Model Bermain Vietnam

Vietnam mempunyai model permainan yang meledak-ledak dgn menyandarkan ketangkasan. Hampir serupa dgn seperti pasukan U-19 mereka. Segala pemain hendak aktif merebut bola selekasnya mungkin kalau hantaman gagal buat kemudian kembali berbuat terjangan balik gesit. Pertunjukan bagaikan ini dapat saja tegang apabila Indonesia tidak berhasil melaksanakan estimasi ataupun bahkan ikut lebur dgn model tersebut.

Tatkala mengalahkan Malaysia dgn skor 3-1 dalam ujicoba terakhir, Vietnam sebenarnya tertinggal makin dulu. Lini pertahanan “Si Merah” bukan dinding teguh yg sulit ditembus. Malaysia pula sanggup menggondol banyak kesempatan meskipun bermain tandang. Transisi atas menyerang di bertahan juga enggak melintas dgn elok. Satu keuntungan mereka merupakan mampu membangun pertunjukkan dari belakang & cakap dalam melakukan penguasaan bola.

Garis tembok tinggi yg diterapkan si pemandu Toshiya Miura di upaya melaksanakan pressing lawan juga mampu digunakan. Persis seperti yang dijalani oleh Palestina kala melewati uji coba pembukaan November lalu. Beberapa kesempatan termasuk 2 dari 3 gol (skor 1-3) yg disarangkan terkabul melalui bola berjarak mendayagunakan pancingan offside yang tidak berhasil.

Namun buat regu lini terjang Vietnam sungguh tidak sama, sebab bergerak lebih bebas & cenderung susah buat ditebak. Satu aja kesalahan terutama pada menutup tempat pertahanan sayap bisa sebagai tragedi.

Tips kerja bagian Vietnam yg terus menerus menantang lari tersebut memproduksi Miura kudu mengorbankan ke-2 fullback. Sebab seandainya memaksa 90 menit bagi keluar-masuk menubruk plus bersitegang hendak menciptakan stamina terkuras habis. Utk itu mereka makin sering meninggalkan empat bek pada belakang dengan sejajar meskipun selagi menyerang.

Betting online indonesia – Visi di dalam mencari titik berat penghidupan.

Liga sepakbola dalam Myanmar mulai menyibakkan perbaikan dalam sejumlah tahun belakangan. Tidak heran kalau club nasional U-19 mereka belakangan mencuat atau nantinya tim senior bermain menawan di Piala AFF 2014. Laga sepakbola di ‘Negeri Tanah Emas’ ini sebenarnya selagi menyusun.test1

Tahun 1996 terdaftar jadi awal dimulainya liga sepakbola pada Myanmar. Namanya Myanmar Premier League (MPL). Liga itu berjalan selama 13 tahun hingga kemudian berakhir di tahun 2009.

Mempertimbangkan penetapan politik Myanmar kala itu, dipastikan klub-klub kandidat liga pun pula tidak pasukan sembrono. Dari tahun 1962 sampai 2011, Myanmar tersedia dalam pasungan penguasa yg otoriter. Yang amat parah yaitu junta militer dari 1997 hingga 2011. Mengenang situasi itu, sejumlah gede berkandang pada Yangon –ibukota Myanmar sebelum transmigrasi ke Nay Pyi Taw, & ialah milik kementerian pemerintah beserta hanya beberapa tim swasta.

Di dalam periode waktu itu, kru nasional Myanmar pun seakan sulit berprestasi. Mereka tak pernah mengait piala, lebih dari itu di arena regional Asia Tenggara. Rengkuhan terpilih Myanmar hanyalah memerankan semifinalis Piala AFF di tahun 2004.

Myanmar National League Jadi Era Segar

Selepas MPL, terselip liga terkini pada Myanmar. Liga masuk ke era berpengalaman dgn identitas Myanmar National League (MNL). Tatkala itu, tahun 2009, sebagai musim pertamanya.

Dalam hamparan pertamanya, MNL diikuti pada delapan pasukan terkini. Pasukan itu yaitu klub swasta yg hadir bersamaan dengan bergulirnya musim perdana kasta tertinggi sepakbola negeri yg terkenal dengan batu gioknya ini.

Sekitar enam musim MNL berjalan, dua club oleh sebab itu penguasa: Yangon United & pula Yadanarbon FC. Keduanya sama-sama 3 kesempatan berhasil menjadi juara MNL.

Detik gelaran Piala Asia U-19 di Myanmar dalam bulan Oktober lalu, detikSport ada peluang bagi menengok salah kandang Yangon United. Bertepatan, klub nasional Indonesia U-19 berlatih di kandang Yangon United, Yangon United Sports Complex.

Tak bayangkan markas Yangon United ini adalah stadion megah. Bahwa Anda sempat hadir pada stadion Surajaya, Lamongan, kandang Persela Lamongan yang berkapasitas 15. 000 orang ini jauh lebih gede. Kekuatan Yangon United Sports Complex cuma 3. 500 orang.

Lokasi tempat Yangon United bersinggungan, disewakan untuk umum begitu sedang tak digunakan. Sekitar orang2 ekspatriat bersama kelompok Myanmar tampil mencari keringat dgn bermain sepakbola. “Kami betul2 biasa menyewa & tampil di sini, ” ucap salah seorang ekspatriat atas industri telekomunikasi yang sedang menyusun jaringan pada Yangon.

Tidak cuma itu, toko merchandise kendati juga ada. Ukurannya tidak besar kadang, cuma kira-kira 6×6 meter. Tetapi, barang yg dijajakan benar2 cukup lengkap. Atas jersey, celana skuad, kaos kaki, mug, hingga gantungan kunci.

Sponsor pun juga tidak ketinggalan. Suatu perusaahan apparel dari Thailand, Grand Sport, serta pula Asia Green Development Bank (AGD), setia jadi pendidik sejak team ini hadir tahun 2009 ini.

1 prestise pula dikasih oleh setiap warga Yangon saat terdapat seseorang yang memakai jersey resmi club. “Jersey sah Yangon United. Bagus-bagus, ” ucap salah seorang yang tahu detikSport menyatukan jesey Yangon United pada satu diantara jalan di sekitar Sule Pagoda.

Wajar bahwa klub-klub dalam Myanmar harus kreatif bagi mencari dana dalam siap hidup. Obrolan dengan seorang sopir taksi, Aung San, sanggup menjawab problem ini.

“Di Myanmar, kami tak sanggup berutang, gak ada yg namanya pinjaman. Segala kudu dibayar dgn uang tunai. Kartu kredit juga tak diizinkan oleh pemerintah, ” ujar pria yang pernah mengembara ke Malaysia itu.

bola tangkas free – Lubang Hitam Arsenal dan Manchester United

Utk memahami Arsene Wenger, kita butuh melihatnya dgn kacamata seorang sopir taksi. Cara menyetirnya bukan yang terhebat oleh acap salah pada mengambil ketentuan. Pengetahuan soal rute jalan pun enggak mutakhir sehingga sering kali ia harus bertanya terlebih dulu “Mau lewat mana? ” pada penumpang yg malangnya juga tunduk dibawa ke mana-mana.test1

Kadang kebiasaan mengemudinya pun sering membinasakan penumpang karena lupa kapan kudu menginjak rem. Yang ia tahu hanya mengintensifkan pedal gas. Utk menyingkir hal-hal yg gak diinginkan, sopir taksi yg bijak mesti tahu gimana jalan memilih penumpang. Ia sering lalai mengelola ini serta berhujung pada penumpang yang kabur turun di jalan pra membayar argo perjalanan.

Namun demikian Wenger yaitu pekerja keras &, walaupun dengan seluruh kemalangan yg tidak sempat luput menyertainya, pada setiap hari ia selalu sukses menuntaskan bayaran. Peranan yg diberikan kepadanya tidak pernah kalah ia emban. Pihak tata usaha taksi gak terlalu ambil pusing soal penolakan dan komplain yg disampaikan karena cara mengemudi Wenger yang tidak lagi relevan pada masa sekarang. Selama masa jumlah setoran tercapai, mereka tidak mempermasalahkan bagaimana penguasaan sopir mereka di jalan.

Taksi tempat Wenger bekerja tak sempat mencantumkan objek memenangkan pujian perusahaan taksi terbaik. Mereka cuma ingat pada cashflow and balance yg hendak terus ada pada keadaan tetap selama apa pun yg diminta terus-menerus mampu dikasih.

Akan begitu sulit bagi menyuarakan bahwa segala sesuatu yg diminta oleh Arsenal tiap-tiap musimnya makin daripada setaraf merasuk pada Liga Champions. Soalnya umpama kata tidak, Wenger udah didepak dari jauh-jauh hari. Apa boleh buat, standar yg ditetapkan untuk Arsenal hanya begitu dan Wenger enggak pernah tidak berhasil merasuk ke Eropa.

Lupakan The Professor, sebab Arsene Wenger yaitu The Chauffeur.

Tadinya aku mau menuliskan Wenger yaitu The Taxi Driver, akan tetapi aku resah Robert De Niro bakal tersinggung. Nggak diantaranya Wenger, Travis Bickle gak puas pada mediokritas.

Selaku film blockbuster tahun ini, Interstellar hampir tak punya sifat antagonis selain Dr. Mann yang diperankan oleh Matt Damon. Tatkala Cooper serta Amelia sedang bergaduh hebat pada planet mana mereka hendak memapah Endurance guna terlintas selanjutnya, Cooper berdalih bahwa Planet Mann adalah teritori yg mesti mereka tuju karena melepaskan isyarat pemberitahuan yang kian menjanjikan dibanding dengan Planet Edmunds, zona preferensi Amelia

Mereka berdua pun membawa Endurance ke Satelit Mann hanya buat memperoleh bahwa selama ini Dr. Mann menyampaikan kabar palsu serta kesempatan kosong tentang masa depan umat manusia, semata semoga dirinya mampu terselamatkan.

Belum mampu disebutkan jika petunjuk yang turun Manchester United sejauh ini adalah keterangan palsu, namun mereka sudah hampir separuh musim berada dalam Planet Louis & mineral pembentuk penampilan yang tadinya mereka pikir bakal diberikan oleh Van Gaal belum pula hadir.

Sama sebagaimana Cooper & Amelia yang berhajat kalau mereka hendak menemukan satelit baru yg sebentuk dgn bumi bagi ditinggali, United pula tadinya mengira kalau itu telah memiliki seseorang yang hendak mengeloskan sesuatu yang identik dgn era Gaib Alex Ferguson. Apa boleh buat, ekspektasi merupakan asal mula dari kekecewaan. Tdk sekutil fans United yg mengira bahwa, The Red Devils hendak seketika kembali sebagai kandidat juara Premier League. Tetapi yang terkabul, dengan statistik terutama ketika ini Louis van Gaal tidak bertambah baik dr David Moyes musim silam.

Judi onlain – Jalan Panjang buat David Moyes

Jalan teramat jauh yg bisa ditempuh seseorang dapat terlaksana bukanlah jalan pulang menuju rumah yang dirindukan atau pun jalan menumpu mimpi yang diidam-idamkan. Siap menjadi jalan dalam mengedit nama daripada jejuluk jelek makin panjang dan melelahkan.test1

Awalnya, David Moyes merupakan pembimbing yang cukup bagus. Tdk sempurna, akan tetapi sempurna rupawan. Moyes dapat menjadi belum pernah memiliki trofi 1 kendati, namun 11 tahun mengurus Everton yakni komentar yang lumayan. Tersedia kesan kalau Moyes mampu mengayomi kesetimbangan 1 buah pasukan, kendati pun itu cuma bergumul di kediaman tengah sepanjang lebih dr 1 dekade.

Kemantapan itu jugalah yg memerankan dalih Manchester United menunjuknya terlaksana manajer baru di 2013. Terbiasa ditangani 1 manajer selama lebih daripada dua dekade membuat United memberi Moyes wasiat enam tahun. Mereka berharap Moyes dapat membikin 1 buah team baru lewat satu buah proses. Tapi, begitu sejajar impak kurang menuntungkan didapat oleh United, tak ada lagi yg namanya proses.

Impak di lokasi siap menjadi segelintir ditolerir andaikan aja tontonan United menjanjikan. Tapi, udah memperoleh kinerja kurang yahud, tontonan United dalam tangan Moyes juga terhitung sama. Alih-alih menjadi tim yang main menyerang, United sekiranya tampil tim yang tampil rigid bin teliti.

Dari enam tahun perjanjian yang diterimanya, Moyes hanya dapat menjalani 10 bulan di antaranya. Kepastian United tidak berhasil melaju pada Liga Champions musim 2014/2015 membuatnya dipecat.

Juni 2014, di bawah langit terang Miami, Moyes tampak dgn setelan santai. Dia sedang merenung duel persaudaraan Inggris vs Ekuador saat itu serta hidup tampak baik-baik saja buatnya.

Ketika dia didepak atas United 2 bulan sebelumnya, Moyes saksama memutuskan utk pergi menjauh. Dia membawa sang istri, Pamela, pergi berlibur jauh ke selatan hingga ke Florida dalam menyukai suasana pantai. Sesekali, dia pula tampil permainan golf dgn kolega-koleganya. Moyes seperti melewati hidup tenang, jauh dari ingar-bingar tindasan selama masa 10 bulan sebelumnya.

Jika Everton sepeninggal dirinya sekiranya menjadi kian baik dan pendukung United rela-rela aja dia menghindar, membuat Moyes menjadi sedikit terbengkalai. Umpama diingat, dia bakal bertambah diidentikkan pada kegagalan United ketimbang pada masa 11 tahunnya dalam Everton. Karena nilai setitik pada skuad besar, rusaklah susu sebelanga. Moyes jadi stigma negatif oleh jejuluk “manajer buruk” yang mau tidak mau harus dia hapus.

Masa di mana Moyes tidak bekerja itu tidak ubahnya segmen seorang samurai yg baru dipecat tuannya. Di dalam keadaan gak bertuan seperti itu, si samurai tak bertuan (ronin) kemusnahan tujuan –dalam hal ini melayani tuannya– &, di kelanjutannya, maksud atas hidupnya.

Diceritakan gimana ke-47 orang samurai kehilangan tumpuan tempo si tuan dibunuh. Tujuan mereka kemudian, di dalam akhirnya, yaitu menggubris dendam sang tuan. Periode dendam ini terbayarkan, dan artinya tujuan mereka tercapai, ke-47 ronin tadi walhasil sama-sama melakukan seppuku.

Di dalam cerpen Rashomon yang ditulis sama Ryunosuke Akutagawa, diceritakan apa cara seorang Genin (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sederajat Samurai Kelas Bawah) bingung tak kepalang. Bukan apa-apa, dia baru aja dipecat oleh tuannya beberapa hari sebelumnya.

Alih-alih salah tingkah, Genin tadi memilih berteduh di bawah gerbang sebuah kuil seraya terpukau melihat menyelidiki. Seraya mengopek-ngopek jerawat di pipi kanannya, sang Genin duduk rileks & memikirkan gimana nasibnya esok hari. Alternatif di benaknya terus-menerus terselip satu: diam lalu mati kelaparan.